Transkrip Wawancara Roy Suryo dengan Radio Elshinta


File aslinya ada disini: Radio Elshinta

Berikut ini adalah transkrip yang dikerjakan oleh Mahen dari Kampung Gajah
Transkrip ini masih “raw” dan mungkin masih butuh koreksi

[elshinta] Mas Roy, selamat pagi mas.

[rs] Selamat pagi..

[elshinta] Jadi ada hacker yang membobol situs Departemen Komunikasi dan Informatika ya Mas ya.

[rs] Iya dan, dan, saya nggak perlu ditutup-tutupi, ??? di situs itu ditempelkan wajah saya di situ.

[elshinta] Oh begitu? jadi wajah Mas tuh yang ditempelkan di situ ya?

[rs] Iya, tapi, tapi bodinya lain tuh, lebih bagus, lebih bagus bodinya dia. Hahahahaha. Saya sih, saya sih, terlalu berotot itu. Itu kan, itu kan bodi-nya seorang artis yang waktu itu pernah saya lihat di salah satu majalah yah, kemudian ditempelkan disitu.

[elshinta] Kalo Mas Suryo lihat, berkaitan dengan disahkannya Undang-Undang ITE ini Mas? Atau ada hal lain?

[rs] Oh pasti, pasti, dan, dan, ini sebenernya sudah saya, saya duga sebelumnya kan. Kalo, kalo temen-temen mungkin Elshinta juga ingat dua hari yang lalu, iyah, eh.. saya juga kirim informasi juga ke beberapa kawan, [err] informasi saya berbunyi adalah [err] meskipun ada [err] ??? menanti, pasti ada tantangan, dari para hacker dan para blogger. nah ini buktinya. sudah, jadi-jadi-jadi pagi ini [err] situs depkominfo ya? Jadi, dobel-yu-dobel-yu-dot-depkominfo-dot-go-dot-i-de. ???

[elshinta] Iya, iya karena tulisannya lucu juga nih Mas “Eh, selamat ye pemerintah, suit suit, gitu ya. Kami mengucapkan selamat atas disahkannya Undang-Undang ITE dan pornografi, tapi buktikan Undang-Undang ini.” Jadi sebagai tantangan juga kelihatannya Mas Suryo?

[rs] Oh persis, makanya dari itu [err], sebenarnya adalah [err] ini suatu hal untuk bisa [err] kita bener-bener bertindak positif di dalam, di dalam dunia maya, yah? Sayang, ini, sekali lagi ini, ini hal kayak gini terjadi terus di indonesia. Jadi, ada upaya positif yang mau dilakukan oleh pemerintah, emang, tugas dari pemerintah kan melindungi warga, [err], maaf warga masyarakatnya. yaitu itu di, diserang oleh orang-orang yang, yang memang, [err] berniat untuk tidak baik ya? Nah [err] seperti kita tahu, saya buka saja, [err] semenjak mungkin sudah sekitar tiga empat tahun terakhir ini, sebenernya hal yang bisa positif dilakukan di internet ya, hacker tuh kalau di luar negeri bisa bermanfaat ya, hacker itu ada yang positif. Tapi ternyata hacker indonesia tidak bisa membuktikan kepositifannya. Bahkan blogger pun, entah blogger itu kalau di luar negeri blog itu bisa digunakan untuk positif, di indonesia malah digunakan untuk berceloteh tidak bermutu, termasuk juga, [err] para blogger yang mendukung upaya untuk me-reduksi dari [err] Undang-Undang ???, sekitar dua hari yang lalu. Jadi saya kira ini, ini tantangan bagi pemerintah, tantangan bagi Kominfo, [err], juga tantangan bagi ID-SIRTII, ya? [err] Computer [err] Emergency Response Team ya, di indonesia. Jadi, [err], kalo saya sih, [err] saya saya percaya bahwa masyarakat indonesia sudah sangat dewasa untuk melihat bahwa, bahwa [err] artinya disini Kominfo menjadi korban, saya juga menjadi korban, jadi.. Kalo saya sih yang, nggak pernah saya anggep soal hacker, soal carder itu tidak, éh soal blogger, silahkan saja mereka begitu, memang kalo ditunggu, tunggu saja [err] apa [err] sikap dari dari [err] apa kepolisian saya kira juga siap-siap yah nanti, nanti Kominfo pasti akan, mengajukan upaya terhadap hal ini.

[elshinta] Ya. Nah Mas Roy kan turut merancang Undang-Undang informasi dalam kasus elektronik itu Mas ya? Dan Mas Roy kan adalah pakar Tele-ma- [err], Telematika. Nah, pemerintah kan rencananya akan memblokir situs porno nanti. Coba kita undang pendengar juga Mas Roy ya? Pendengar, anda bisa berinteraksi langsung dengan Mas Suryo di nol-dua-satu-lima-delapan-enam-sembilanribu ataupun SMS di nol-delapan-satu-satu-delapan-nol-enam-lima-empat-tiga. Eh, Mas Roy kan pasti kenal dengan beberapa orang yang ahli, atau jago di IT atau tanda kutip “hacker” begitu Mas ya?

[rs] Iya.

[elshinta] Tanggapan mereka selama ini bagaimana dengan adanya Undang-Undang ini Mas?

[rs] Memang pro dan kontra. Ya, jadi artinya [err] bahkan sebelum ada Undang-Undang pun, itu banyak sekali yang mempertanyakan urgensi dari Undang-Undang ini. Padahal menurut saya, agak aneh sekali ya? Sudah sepuluh tahun, [err] kita, lebih ya? Sepuluh tahun lebih kita hidup di dunia yang serba elektronik. Kalo dulu mungkin transaksi itu ??? kan kita ??? wah misalnya saya bertransaksi dengan seseorang, saya terima uang, saya memberikan kuitansi, tanda tangan, dan itu sah. Tapi, sekarang kan orang bisa melakukan transaksi lewat elektronik. dan buktinya hanya berupa print out atau berupa sms. Jadi urgensi dari Undang-Undang ini sangat penting. Nah, sayangnya, sebagian masyarakat yang mungkin memang memiliki pengetahuan lebih tinggi, itu memang, [err] merasa pasti akan merasa terganggu dengan Undang-Undang ini. Contohnya apa? Mereka yang selama ini berbisnis perangkat-perangkat untuk akses secara ilegal ya. Yang spanyol itu, separuhnya nyolong itu, sampai ke jualan, yang jualan router, jualan radio, jualan antene, jualan [err] perangkat wireless, yang, yang mana meskipun wireless itu free yah, tetapi [err] sebenarnya kan kalau mereka akses langsung [err] ke hongkong, langsung ke kanada mereka pasti akan terganggu, dengan, upaya misalnya nanti lebih jauh ke ??? situs-situs palsu, termasuk situs porno. Jadi artinya, [err] pasti ada yang pro, pasti ada kontra, itu biasa. Dan, [err] pasti juga orang-orang yang pengetahuannya berlebih itu ada yang memang bisa positif, bisa negatif. Nah di indonesia juga kita lihat, hanya di indonesia, misalnya kayak seminar-seminar hacker itu dengan, dengan bangga bisa dilakukan. Seminar kok hack [err] hack, to hack tuh kan sebenernya kan asal katanya ngerjain. Lho kok, kok lucu gitu lho, di negara kita ini bisa-bisanya hanya di indonesia pula kan, orang bisa jualan handphone bajakan, dan handphone resmi itu disejajarkan. Jadi saya kira ini tantangan bagi pemerintah, mari kita bersama-sama dan ini saya kira ini musuh dari masyarakat ya. ********** (tertutup suara elshinta)

[elshinta] Baik, ada pendengar bersama kita. Mas Roy, kita terima pendengar dulu ya. Iya, baik Pak Mahmud di Pamulang dan Pak Suryana di Tebet Jakarta Selatan. Pak Mahmud, selamat pagi.

[pendengar] Selamat pagi, Mas Roy.

[rs] Iya, selamat pagi Pak Mahmud.

[pendengar] Iya, saya ini begini, Mas Roy, tadinya sudah begitu gembira dengan Undang-Undang ini, begitu kan? saya yakin di belakang itu, terderet wah nama-nama terkenal, sama.. termasuk Mas Roy, yang bukan hanya merancang Undang-Undang, tapi juga merancang IT-nya, begitu kan? Jadi saya berharap betul Mas Roy, ini harus dibalas ini masa kita kalah dengan orang-orang kayak begini, saya yakin, Mas Roy dan temen-temen punya kiat yang jitu untuk mengalahkan hacker-hacker semacam ini.

[rs] Baik, baik, yah, yah..

[elshinta] Ya, baik terima kasih Pak Mahmud, berikutnya Pak Suryana di Tebet, Pak Suryana, selamat pagi.

[pendengar] Selamat.. terima kasih, selamat pagi, Mas Roy.

[elshinta] Iya, silahkan.

[rs] Selamat pagi Pak Suryana.

[pendengar] [err], sebelum ke topic point-nya, Mas Roy biar tambah ngetop aja Mas roy. yang biasanya ‘nanganin [err] klien lain [err] segala macem yang kepala dan badannya beda, nah sekarang Mas Roy-nya, gitu. Tambah ??? ya Mas ya? [err], support, gitu. Ya nggak, nggak perlu diadukan balik ke kepolisian, Mas.

[rs] Oh, ini, ini sudah, sudah. Terima kasih masyarakat sudah menilai kok, gitu, alhamdulillah, terima kasih, masyarakat sudah menilai. Dan-dan-dan-dan juga artinya, terima kasih untuk supportnya juga.

[elshinta] Silahkan Pak Sur.

[pendengar] [err] maaf Mas [err] Mas Roy, jadi kemudian [err] pertanyaan saya nih selaku awam kan kemudian, [err] kok di dunia maya-nya lebih banyak yang ngejailin ??? bantahan dengan [err] yang sebenarnya, artinya Mas Roy, begitu. Mas Roy, boleh nggak secara psikologis atau, itu dilihat kira-kira mereka itu kok lebih seneng berrrr-berhadapan dengan … -lost-

[rs] Iyah. Kenapa, begitu yah? Baik. Oke.

[elshinta] Iya Pak Suryana ter- ???. Iya, satu kali lagi juga ya kalo nggak salah ya? Tambahin lagi ya? Ada Pak Eddy ???, Pak Eddy selamat pagi.

[pendengar] Pagi Pak.

[elshinta] Ya, Pak Eddy bagaimana?

[pendengar] Iya. Pak Roy. Kalo hukumnya elektronik bisa bergerak secepat itu berdasarkan Undang-Undang. Mudah-mudahan nanti kita menganjurken buat narkoba itu diperberat. Lha ya, ini kan soalnya ladang buat kepolisian kan banyak sekali buat ini nih. Artinya ??? ??? uang. ??? . Mudah-mudahan nanti bisa ada pencegahan, nggak sembarang aparat nanti turun tangan bagaimana. Ya gitu aja, makasih.

[elshinta] Baik terima kasih Pak Eddy, silahkan Mas Roy.

[rs] Baik, terima kasih, sekali lagi terima kasih untuk Pak Edi, dan juga Pak Suryana, dan juga Pak Mahmud sebelumnya. Gitu, jadi ya inilah, ada memang tantangan yang harus kita hadapi di masyarakat. Jadi artinya, sudah, mungkin sudah semenjak tiga empat tahun terakhir yah, saya lihat memang dunia maya kita, khususnya di indonesia, berlaku hukum yang saya tidak, saya tidak tahu trendnya mengarah dari mana, tapi berlaku kepalsuan, berlaku kebohongan, berlaku kemunafikan, jadi justru orang-orang yang memang [err] baik, tadinya baik ingin, ingin kita, ingin membantu masyarakat yang lain ya, dengan mereka positif itu malah dicemooh, di, di, apa, dijelek-jelekkan, ya. Justru orang-orang yang dengan alih-alih, ya ini ahli juga ya, doktor juga, dengan alih untuk memberikan informasi gratis kepada masyarakat, itu dipuji-puji, disanjung-sanjung, padahal sebenarnya ya banyak langkah dia yang, yang sebenarnya tidak positif karena, karena mendukung upaya untuk tidak setuju kepada pemerintah. Jadi, ya ini, ini, sekali lagi ini adalah [err] yang bisa menilai adalah masyarakat.

Kalo saya, sekali lagi, apapun yang dilakukan oleh para hacker, apapun yang dilakukan oleh para blogger, yang, yang tadi negatif itu, bagi saya tidak saya anggap kalau itu, gitu. Jadi artinya [err] Allah SWT Maha Tahu, dan pemerintah juga pasti akan melakukan hal yang, yang positif untuk hal ini, yah, dan menurut saya, [err] tadi juga [err] bentar lagi mungkin update dari berita itu ada di, di situs berita yang sama, kalo saya mengatakan bahwa, [err], apa, [err] saya tetep jalan terus, pemerintah juga jangan gentar hal, dengan kayak gini, perkara itu akan ditangani, pasti. Yah. Cuman, apa-apa langkah yang dilakukan tentu tidak akan kita bicarakan di depan, gitu ya, jadi artinya, ini adalah satu ujian pertama, terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dan saya kira, Undang-Undang ini mendapatkan ujian pertama, ya dan sanksinya ada, jelas tegas disitu, dan siapapun pelakunya, atau kalaupun itu misalnya pihak ketiga yang ingin mengadu domba dari pemerintah dan juga dari [err] hacker, saya rasa percaya sebenarnya banyak hacker yang positif juga, [err] yang yang mau membantu juga gitu, banyak juga blogger yang positif ya? [err] tapi sayangnya, [err] blogger-blogger yang positif tidak bisa mengendalikan blogger-blogger lain sehingga citra blogger di indonesia, citra dari hacker di indonesia itu semakin negatif, dengan adanya kasus ini. Jadi kasusnya adalah situs depkominfo, diacak-acak, [err] dikasih gambar, [err] tadinya tubuhnya itu tubuh seorang artis ya? Tubuh seorang artis, [err], saya pernah lihat gambar itu, ya? [err] kemudian wajahnya diganti gambar saya. Ya kayak kasus sandra dewi lah gitu mirip, sekarang gantian gitu, hahaha baru saya, dan kalo, kalo, kalo mungkin sandra dewi menangis, kalo saya, saya mengetawakan aja gitu, kelakuan dari anak-anak [err] hacker ini, yah, [err] insya Allah mereka akan kembali ke jalan yang benar.

[elshinta] Baik ada Pak Bambang ??? berikutnya. Pak Bambang selamat pagi

[penelepon] Selamat pagi Pak Roy.

[elshinta] Ya, silahkan Pak Bambang.

[penelepon] Ya saya itu kagum sama anda. Anda seorang ??? yang memang, pencari kebenaran yang hakiki untuk meng-[err] untuk kesejahteraan rakyat. [err] gini Mas Roy, dulu kan anda sempat itu, membongkar, [err] kecurangan pemilu pada waktu anda membuktikan bahwa suara capres Wiranto tuh hilang lima juta, gitu kan? Nah, sekarang ini a-an, sekarang ini a-anda ikut jadi partai politik ya? Anda ikut ya? Tapi kalo nanti partai itu minta anda melakukan kecurangan untuk memindahkan suara-suara pada partai itu kira-kira anda mau nggak Mas Roy?

[elshinta] Hahaha. Terima kasih Pak bambang.

[rs] Baik. Baik Pak Bambang. Saya kira, saya kira ini ini agak penting, agak penting saya jawab. [err] mungkin, mungkin banyak pendengar yang mungkin juga belum tahu. Bahwa memang sudah semenjak se ??? tahun, itu sebenarnya saya menjadi, [err] apa, [err] ketua departemen komunikasi dan informatika, salah satu partai, ya kalau mau diusut juga silahkan. Ya tapi, mohon cermati, apakah tindakan-tindakan saya itu, kelemahannya, menguntungkan ke partai tersebut. Saya kira nggak, ya partai adalah suatu kepentingan kelompok. Saya selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di ??? nya. Bahkan, makanya pilkada juga di daerah-daerah, yang mungkin melibatkan, [err] partai [err] yang, yang kemud, yang saya maksud menjadi ketua depkominfo ya, itu kemudian dikalahkan. [err], tapi saya lihat, [err] bahkan ketika kasus bupati pekalongan, yah, itu juga didukung oleh, oleh oleh partai saya, tetapi artinya, saya, saya menceritakan apa adanya aja. Saya selalu katakan saja. Kalo A, saya katakan A, B, saya katakan B, justru kadang-kadang itu berseberangan dengan kebijakan partai. Tapi, partai adalah suatu wahana, suatu sarana, yang memang negara ini, memerlukan partai untuk keperwakilannya, tapi bahwa kita di luar organisasi, kita bersikap yang kita utamakan adalah kepentingan masyarakat. Insya Allah begitu Pak Bambang ya?

[elshinta] Baik, terima kasih, Pak, Pak Roy.

[rs] Mohon saya dikritisi, mohon saya dikritisi, kalo saya mengutarakan salahnya. Tapi A harus saya katakan A, B harus saya katakan B.

[elshinta] Iya. Baik, ada sms juga dari para pendengar, selamat berjuang buat Mas Roy yang tidak mengenal lelah juga dari Pak Sugianto di Pemalang. Ada pendengar juga bersama kita sekarang ini, Mas Roy ya, ada Pak Joko dan Pak Marasabessy. Pak Joko selamat pagi. Pak Joko?

[penelepon] Ya?

[elshinta] Ya, Pak Joko? Bagaimana tanggapan Pak Joko?

[penelepon] Halo?

[elshinta] Ya silahkan.

[rs] Silahkan, Pak Joko.

[penelepon] Selamat berjuang! Selamat berjuang, halo?

[rs] Iya Pak Joko.

[penelepon] Yak! Selamat pagi!

[elshinta] Yak, selamat pagi Pak. Silahkan Pak Joko.

[penelepon] Eh, ini tentang Undang-Undang itu lagi ya?

[RS] Iya, betul, betul Pak Joko.

[penelepon] [err], itu [err] mengenai [err] situs porno memang harus dibasmi ya? Tapi ya jangan dilupakan itu vcd bajakan, [err] vcd porno ataupun dvd porno yang di lapak-lapak itu juga jangan dilupakan, [err] itu satu. Yang kedua misalnya Pak Roy, misalnya tim dari polisi dengan payung hukum yang baru itu lagi menggerebek warnet misalnya ya? Di warnet itu mungkin diposting [err], film anu, [err] material pornografi gitu ya. [err] kemudian, ternyata disitu juga, ap.., sem, semua softwarenya bajakan, gitu. Di mana software bajakan ini ??? nya Undang-Undang HAKI ya, bukan Undang-Undang itu ya. Apakah ini juga akan ditindak? Gitu lho. Sementara tujuannya padahal, eh-eh, tentang material pornografi gitu, tapi ketika menemukan di warnet, softwarenya semua bajakan juga. Apakah itu juga di-ditindak apa nggak gitu. Pokoknya saya merasa a-a..agak jengkel juga tuh banyak, banyak software bajakan sementara kita yang pake asli, [err] yang..

[RS] Malah-malah-malah-malah —–

[penelepon] kan malah trus lebih mahal kan ya?

[RS] Iya.

[penelepon] Sekarang atau, saya tanya ke Pak Roy aja, Pak Roy pake software bajakan atau nggak ini, dalam hati aja dijawabnya ya, atau juga, di kantornya Pak Roy apakah masih pakai software bajakan atau nggak.

[penelepon] Lalu berikutnya yang yang [err] semoga, [err] semoga Undang-Undang yang baru ini tidak bernasib seperti Undang-Undang HAKI ya, sepertinya koq nggak ada nih operasi software gitu ya. Nggak ada penggrebekan dimana di sekolah, sekolah dimana sarana pendidikan, malah softwarenya bajakan semua, gitu.

[elshinta] Baik Pak Joko.

[penelepon] Kemudian yang deface, deface, deface. Deface itu, [err] menurut saya yah malah selebritinya yang jadi ngetop. Tinggal kalo ditanya asli atau enggak panggil aja Pak Roy, asli apa nggak gitu ya. Jadi tambah ngetop, gitu, hehe.

[elshinta] Baik Pak, terima kasih Pak Joko.

[penelepon] Oke, terima kasih.

[elshinta] Berikutnya Pak Marasabessy, Pak Marasabessy, selamat pagi.

[penelepon] Selamat pagi, selamat berjuang.

[elshinta] Ya selamat berjuang juga Pak.

[penelepon] Ya, baik. Begini Pak Roy, sekarang ini dibutuhkan pakar yang konsisten, Pak. Karena selama ini kalo kita liat seperti survey survey survey itu banyakan survey yang bikin orang seneng aja. Saya seneng sekali apa yang dikatakan oleh pak, [err] Pak Roy tadi ya. Bahwa konsisten walaupun itu berbeda dengan partainya. Yang sekarang masyarakat mau nungguin setelah Undang-Undang itu jadi [err] apa, pelaksanaannya secara konsisten. Pertanyaan saya kepada Pak Roy seandainya ke depan, kalo umpamanya hal-hal yang menyangkut kebenaran diungkapkan, kebetulan bertentangan dengan partai, apakah bersedia untuk mundur dari partai, itu saja, terima kasih.

[elshinta] Iya, baik, terima kasih, Pak Marasabessy. Nah, komentar dari Pak joko cukup menarik juga Pak roy. Jadi, [err] ada, mungkin orang yang beranggapan begini, ah nggak pa pa lah situs porno di internet ditutup, tapi kan masih banyak yang jual vcd porno, Pak ,di pinggir jalan, Pak. Hehehehe.

[rs] Hehehehe. Iyah, iyah. Artinya gini ya. [err] Eh, semua, semua juga perlu mendapatkan satu, satu tindakan yang sama itu, iya, iya, secara, secara, [err] kasat mata kita bisa lihat yang namanya penindakan hukum itu mungkin, mungkin tidak bisa persis sama seperti apa yang kita inginkan ya. Tapi kalo misalnya, kasusnya kan terjadi seperti kemarin kepolisian menggerebek [err] i-intinya dia ingin, [err] satu hal lain. Tapi ternyata disana justru menemukan, [err] ekstasi, waktu itu ya. Jadi, jadi yang kemudian malah, malah terbongkar semua. Itu saya kira juga, nanti yang bisa dilakukan juga kalau andaikata misalnya, pada sebuah warnet itu ada, ada tindakan pelanggaran, [err] dan ternyata di situ ada [err] pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta, dimana ternyata menggunakan software bajakan. Tentu, aparat kepolisian, tapi juga ini, mohon juga di-di-dicermati ya, saya juga berharap, aparat kepolisian juga bisa semakin cerdas dalam hal ini, saya percaya betul itu. Jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum-oknum, yang justru, seperti di daerah-daerah, itu juga ada oknum yang kemudian memanfaatkan misalnya untuk penggerebekan ini gitu ya, jadi artinya mungkin ada tumpangan dari hal-hal. Iyah, dan kalo soal software asli atau nggak, itulah makanya saya sering mengatakan kadang-kadang kita ini terlalu berlebih di Indonesia. Ya, [err] misalnya adobe photoshop pake versi lapan, gitu, saya pun masih pakai adobe photoshop versi enam, tapi itu pun resmi, ya jadi ??? yang digunakan. Dan karena, fasilitas yang di dalamnya itu juga saya kira, masih sangat memadai. Termasuk juga office yang saya pakai juga office yang lama, ya [err] explorernya juga masih yang lama. Jadi artinya, hal-hal kayak gini, itu memang perlu di-sampaikèn ke masyarakat bagaimana kita memaksimalkan, apa yang kita miliki, ya.

Tapi, ah, soal yang kedua, yang, saya kira cukup penting, [err] saya insya Allah ya, tapi juga mohon dukungan juga, insya Allah itu, [err] akan-akan tetep mengatakan yang sebenarnya kalo memang itu tidak, ya saya, saya menya-menyakatakan tidak, gitu. Kalau itu ya. Soal mundur atau tidak, itu, itu, tentu, akan kita lihat saja pada langkah yang nanti akan dilakukan, kalau memang itu tidak sesuai. Saya kira, keputusan untuk memilih, misalnya soal kasus ya. Kayak, kayak kasus misalnya [err] bupat, [err] gubernur terpilih, ya, Sulawesi Selatan, ya. Ah itu ah.. kenal betul dengan Pak Amin Syam, gubernur sebelumnya, dan partai, kebetulan mendukung Pak Amin Syam. Tapi, beredar gambar, yang menyatakan bahwa itu disebut-sebut, ah itu videonya Pak Syahrul Yasin Limpo. Yah, padahal tidak benar. Saya harus katakan bahwa itu tidak benar. Itu bukan [err] videonya Pak Syahrul Yasin Limpo. Meskipun itu banyak ??? [err] partai kita mendukung gubernur yang sebelumnya lho, gitu. Bukan mendukung Pak Syahrul, gitu. Saya bilang, saya mengatakan yang sebenarnya. Jadi, jadi ini, ah, soal partai, saya selalu memajukan partai itu demi kemaslahatan masyarakat, tapi kalo partai itu bertindak tidak, saya mohon masyarakat juga mengkritisi partai itu. Jadi, jadi kita anu aja, bertindak normatif saja. He-eh.

[elshinta] Iya, baik, ada SMS juga nih pak dari pendengar kita di Merau, Kalimantan Timur. Saya setuju dengan semua situs porno ditutup. Moral bangsa ini mulai rusak akibat adanya situs porno ini. Beberapa warnet ternyata dipenuhi anak-anak SD yang bukan tidak mungkin, mengkonsumsi juga situs porno. Jadi dari data yang Mas Roy kemukakan ya? Saya [err] sempat baca juga. Dari dua puluh empat koma lima juta situs dengan admin orang indonesia ternyata lebih dari satu jutanya adalah situs porno Mas Roy ya?

[RS] Iya, itu, itu mungkin orang tergaga-gaga dan banyak mengatakan “ah data darimana itu?” gitu, [err] bisa muncul kayak gitu. Tapi ya, saya hanya bicara fakta saja. bahwa kenyataannya memang orang kita itu terlalu kreatif di dalam, di dalam memberikan apa, [err] dalam mengaplikasikan kekreatifitasannya. Sehingga justru muncul tindakan yang, sebenernya tidak produktif ya? Ya kayak blogger itu. Blog-blog itu semua positif sebenarnya. Ya? Banyak blogger yang positif juga ya, kayak-kayak Mas Wimar, kemudian Mas Budi Putra, Mas Wicak, Nayla, Pak Yusril ya Pak Yuwono tapi, sayangnya tertutup dengan ulah para blogger lain, yang dari awal memang tujuannya hanya untuk mencela orang lain, menjelek-jelekkan kebijakan, gitu, yah sebut saja beberapa blogger awal yang kaya Enda, Priyadi, Eko dan lain sebagainya itu yah, yang sayangnya, itu diikutin oleh blogger-blogger baru. Yang-yang trendnya kemudian kalau ngeblog itu nggak-nggak-nggak apa ya? [err] Nggak afdol kalau mereka tidak, tidak mencela pemerintah, tidak mencela orang lain, nah ini-ini yang saya-yang saya sayangkan, gitu.

[elshinta] Ya, tapi jika situs porno di Indonesia memakai hostingnya di luar negeri bagaimana kemungkinan diblokirnya Mas?

Iya, makanya kemarin saya juga sampaikan, gitu, Pak Menteri juga sampaikan bahwa upaya itu tidak bisa upaya hanya dari satu pihak. Harus upaya, [err] setidaknya kalau Pak menteri mengatakan tiga, tiga layer, yang dilakukan. [err], saya mengatakan dua layer, yaitu dari hulu dan dari hilir. Jadi hulunya dicekek, istilahnya, jadi diberikan, satu.. [err] pemerintah juga perlu memberikan akses murah, yah. Karena gini, ini ada supply ada demand. Kenapa ada akses-akses ilegal, [err], di internet, ya, kenapa, masih, saya tidak menyalahkan produsen dan warnet ya. Kenapa warnet masih berlangganan langsung ke hongkong, berlangganan langsung ke kanada, dan tidak bayar pajak. Karena memang masih mahal, yang di sini, apa? [err], jalur atau backbone atau pipe resmi yang ada. Nah itu juga tantangan bagi pemerintah untuk bisa menurunkan biaya akses. Sehingga dengan biaya akses turun, otomatis warnet-warnet, [err], tentu asosiasi warnet Indonesia akan sangat mendukung kalau harga dari pemerintah itu bisa turun, seperti di Cina, seperti juga di Perancis, sehingga dari harga itu turun, dari hulunya, istilah kawan kami bisa dicekik dulu untuk, untuk masuk ke situs porno. Sehingga dengan sudah diproteksi dari awal, tinggal nanti di belakangnya. Eh itu dari sistimnya. Artinya dari browser, atau dari masyarakat ini yang nantinya akan, akan bisa menjawab, [err] meskipun itu hosting ada di luar negeri, atau ada dimana saja, tapi kalo dari pengaksesnya sendiri, punya goodwill, ini kan masalahnya hanya goodwill-nya baik. Ya, baik dari Elshinta untuk menyiarkan ini, pemerintah untuk tetep terus konsisten, kemudian juga dengan elshinta yang lain yang mendukung ini, tentu saja dari masyarakat yang niat baik untuk tidak mengakses situs itu lho, cuma tentu tantangannya seperti hari ini kita lihat kan?

[elshinta] Iya.

[RS] Gitu, jadi para hacker, para blogger, yang mencemooh, ini kan, ini kan multiplikasinya ada. Jadi hacker2 itu ngerjain. Nanti ini, ini rangkaiannya kan nah nanti di, di beberapa blog, di beberapa milis kan didiskusikan. Tuh pemerintah nggak berdaya tuh, situsnya di, di hack kayak gitu diem aja. Terus, gitu, jadi, jadi memang polanya kalo gitu seperti itu. Tapi, insya Allah sekali lagi, bahwa upaya memang harus dilakukan secara benar, itu harus terus dilakukan. Dan-dan-dan, dan saya kira, terima kasih juga kepada, ah semua pendengar yang, yang artinya support terhadap hal kali ini, gitu.

[elshinta] Tapi apa yang harus dilakukan orang tua di rumah, karena kan tidak hanya di warnet. Di rumah kan juga ada komputer mungkin sudah akses internet juga bisa gitu ya, kan ada firewall kalo tidak salah Mas ya, apa yang harus dilakukan orang tua, Mas?

[RS] Iya. Betul, jadi, jadi mungkin dari, dari komputer yang ada di rumah bisa diaktifkan program-program tools protection yang ada di, [err], blockernya, ya. Jadi artinya supaya tidak mengakses porno-pornografi, tidak menga-mengakses harrassment atau kekerasan, tidak mengakses juga hal yang lain. Meskipun ini tentu juga sudah menjadi rahasia umum kadang-kadang wah, kalah canggih sama putra-putrinya. Putra-putrinya lebih canggih dalam membuka proteksi-proteksi itu. Ya ini tantangan, ya. Tapi artinya adalah, niat itu sudah ada. Niat baik dari pemerintah, [err] untuk mendukung ini, yah, dan ini sebenernya sudah lama juga ya, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik kan dulu juga, juga sudah diinisiasi, temen-temen dari UI, temen dari Unpad, ditambah kampus yang lain, ITB, UGM, Surabaya, itu juga semenjak Pak menteri masih Pak Samsul Muarif dulu, di masa, Ibu Mega dulu presiden. Dan ketika sekarang, di masa Pak SBY akhirnya alhamdulillah akhirnya ini di, disetujui, ??? kan [err] tentu ada. Dan orang tua juga saya harapkan, ya, [err] ini nanti Pemerintah juga perlu menyediakan software-software yang murah dan bahkan kalo perlu memang gratis ya untuk filter, kayak yang misalnya, yang bisa kita dapet di netnanny, di sourceforge, di cyberpatrol, di [err] fastgate, semacam itu, yang bisa melindungi akses. Dan, ini memang terus perlu di update. Karena situs porno itu berubah. Ya, namanya dulu porno, sekarang tidak, sekarang pake nama-nama hebat, pake nama-nama obat, pake nama-nama situs anak, gitu dan itu terus dan, dan tidak bisa kita hanya mengandalkan satu kata kunci saja, satu keyword untuk kemudian bisa, [err], apa, me- ??? semuanya, gitu.

[elshinta] Iya, baik, Mas Roy, terima kasih bersama kami pagi hari ini, selamat pagi Mas.

[RS] Iyah, insya Allah bermanfaat.

8 thoughts on “Transkrip Wawancara Roy Suryo dengan Radio Elshinta

  1. rd Limosin says:

    ini pasti blogger negatifâ„¢, termasuk Enda CSâ„¢ kan :-\”

  2. gue says:

    huh… dasar bloggerr :d/

  3. ika says:

    wah panjang banget! dan berhasil slese daku baca 😀
    *penuh kebanggaan*

  4. hakim says:

    seperti kita tahu, saya buka saja, [err] semenjak mungkin sudah sekitar tiga empat tahun terakhir ini,

    (:|

    hakim’s last blog post..Damn Small Linux

  5. […] File aslinya ada disini: Radio Elshinta Source: blog.adypermadi.com […]

  6. sphinx says:

    mas.. tulisan ini gue publish di plinplan.com yah 🙂

    sphinx’s last blog post..plinplan.com Server Maintenance & Server Upgrade

  7. Bi[G] says:

    Boleh mas.. silahkan..

  8. Tyka says:

    saya berusaha mengerti dengan isi wawancara diatas. namun gagal. ntah karena RS emang susah dimengerti atau memang bahasa yang dia gunakan terlalu sophisticated??

    spertinya otak saya ini sudah kadung ketutup kabut emosi karena hari ini saya ga bisa membuka blog saya sendiri….. :-w

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: